Ponpes Fatahillah – MEDIA FATAHILLAH https://ppfatahillah.sch.id Informatif • Edukatif • Islami Sat, 20 Jun 2026 04:34:37 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.5 https://ppfatahillah.sch.id/wp-content/uploads/2026/06/cropped-cropped-WhatsApp-Image-2026-06-20-at-10.18.17-32x32.jpeg Ponpes Fatahillah – MEDIA FATAHILLAH https://ppfatahillah.sch.id 32 32 Pesan KH Ahmad Nizar Jakfar Menggema dalam Pelepasan Santri MTs dan MA Fatahillah Probolinggo https://ppfatahillah.sch.id/pesan-kh-ahmad-nizar-jakfar-menggema-dalam-pelepasan-santri-mts-dan-ma-fatahillah-probolinggo/ https://ppfatahillah.sch.id/pesan-kh-ahmad-nizar-jakfar-menggema-dalam-pelepasan-santri-mts-dan-ma-fatahillah-probolinggo/#respond Sat, 20 Jun 2026 04:26:16 +0000 https://ppfatahillah.sch.id/?p=7114

Probolinggo – Tangis haru, rasa syukur, dan kebanggaan menyelimuti acara Pelepasan Santri Kelas IX MTs Fatahillah dan Kelas XII MA Fatahillah Tahun Pelajaran 2025/2026 yang diselenggarakan oleh Yayasan Fatahillah. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para santri setelah menempuh proses pendidikan dan pembinaan karakter di lingkungan pesantren dan madrasah.

Acara yang dihadiri oleh pengasuh pondok pesantren, pengurus yayasan, dewan guru, wali santri, serta para tamu undangan tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna. Pelepasan ini bukan sekadar perpisahan, tetapi menjadi penanda dimulainya perjalanan baru para santri untuk mengabdikan ilmu yang telah diperoleh kepada masyarakat.

Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, pesan-pesan perjuangan almaghfurlah KH. Ahmad Nizar Jakfar kembali dikenang dan digaungkan. Sosok pendiri Pondok Pesantren Fatahillah yang dikenal istiqamah dalam perjuangan dakwah dan pendidikan itu meninggalkan warisan besar berupa semangat keilmuan, akhlakul karimah, kemandirian, serta kecintaan kepada Al-Qur’an dan Ahlussunnah wal Jamaah. Pondok Pesantren Fatahillah sendiri dirintis oleh beliau dan terus berkembang hingga menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam yang dipercaya masyarakat.

Para lulusan diingatkan agar tidak berhenti belajar meskipun telah menyelesaikan pendidikan di MTs maupun MA. Ilmu yang diperoleh selama belajar di Fatahillah hendaknya menjadi bekal untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Kemajuan teknologi dan perubahan sosial harus disikapi dengan ilmu, akhlak, dan keteguhan iman sehingga para santri mampu menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Selain prestasi akademik, para santri juga dibekali dengan pendidikan keagamaan, pembiasaan ibadah, penguatan karakter, serta tradisi pesantren yang menjadi ciri khas Yayasan Fatahillah. Nilai-nilai tersebut diharapkan tetap terjaga dan diamalkan di manapun para alumni melanjutkan pendidikan maupun berkiprah di tengah masyarakat.

Kepada para wali santri, yayasan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan selama proses pendidikan berlangsung. Keberhasilan para santri hari ini merupakan hasil sinergi antara keluarga, guru, dan lingkungan pesantren yang terus berupaya membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.

Di akhir acara, doa bersama dipanjatkan agar seluruh lulusan diberikan kemudahan dalam melanjutkan pendidikan, memperoleh ilmu yang bermanfaat, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT. Harapan besar disematkan kepada mereka agar menjadi penerus perjuangan ulama yang mampu menjaga nilai-nilai Islam, membawa manfaat bagi masyarakat, dan mengharumkan nama almamater Yayasan Fatahillah.

“Kelulusan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal pengabdian. Teruslah belajar, menjaga akhlak, menghormati guru dan orang tua, serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh demi kemaslahatan umat.”

Selamat dan sukses kepada seluruh lulusan MTs Fatahillah dan MA Fatahillah Tahun Pelajaran 2025/2026. Semoga menjadi generasi yang shalih, berprestasi, dan membawa keberkahan bagi agama, bangsa, dan keluarga.

]]>
https://ppfatahillah.sch.id/pesan-kh-ahmad-nizar-jakfar-menggema-dalam-pelepasan-santri-mts-dan-ma-fatahillah-probolinggo/feed/ 0
Menyatukan Langkah untuk Penjaringan Santri Baru 2026/2027 https://ppfatahillah.sch.id/menyatukan-langkah-untuk-penjaringan-santri-baru-2026-2027/ https://ppfatahillah.sch.id/menyatukan-langkah-untuk-penjaringan-santri-baru-2026-2027/#comments Wed, 03 Jun 2026 14:51:14 +0000 https://ppfatahillah.sch.id/?p=7088
Keluarga Besar Pondok Pesantren Fatahillah

Oleh: Muslimin Syaba

Generasi Penerus adalah Amanah

Hari ini kita tidak sekadar berbicara tentang penerimaan santri baru. Kita sedang berbicara tentang amanah besar yang Allah titipkan kepada kita: generasi penerus umat.Setiap anak yang datang mendaftar ke Pondok Pesantren Fatahillah adalah amanah.

Setiap usaha yang kita lakukan untuk mengajak, mengenalkan, dan membimbing mereka menuju pondok ini merupakan bagian dari dakwah yang bernilai ibadah.

Mengapa Kita Harus Mendukung Penjaringan Santri Baru?

1. Melanjutkan Estafet Perjuangan Para Pendiri

Pondok Pesantren Fatahillah didirikan bukan untuk berdiri tanpa penerus. Pondok ini hadir agar ilmu, adab, serta nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah terus hidup dan berkembang dari generasi ke generasi.

Jika kita berhenti bergerak, maka estafet perjuangan itu dapat terputus di tangan kita. Karena itu, menjaga keberlangsungan pondok melalui penjaringan santri baru adalah tanggung jawab bersama.

2. Keberhasilan Pondok adalah Keberhasilan Bersama

Bertambahnya jumlah santri bukan semata-mata untuk kebanggaan, melainkan agar syiar Islam semakin luas dan manfaat pendidikan pesantren semakin dirasakan masyarakat.

Santri yang berkualitas, sesuai harapan pengasuh, merupakan hasil kerja keras seluruh keluarga besar pondok: para ustadz, ustadzah, pengurus, dan seluruh pengabdi yang mendidik mereka di kelas, di asrama, di masjid, bahkan di luar jam pembelajaran.

Setiap tetes keringat dan pengorbanan yang diberikan tidak akan pernah luput dari penilaian Allah SWT.

3. Menjadi Amal Jariyah yang Terus Mengalir

Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.”(HR. Muslim)

Setiap santri yang datang, belajar, dan kemudian tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi umat, akan menjadi bagian dari pahala yang terus mengalir kepada mereka yang berkontribusi dalam proses pendidikan tersebut.

Inilah investasi akhirat yang tidak pernah merugi.

Apa yang Bisa Kita Lakukan?

1. Satukan Niat dan Langkah

Mari menjadi duta Pondok Pesantren Fatahillah di lingkungan masing-masing. Sampaikan kebaikan dan keunggulan pondok kepada keluarga, tetangga, jamaah pengajian, serta masyarakat sekitar dengan penuh keikhlasan dan rasa bangga.

2. Menampilkan Wajah Fatahillah yang Ramah

Ketika ada calon wali santri yang bertanya atau berkunjung, sambut mereka dengan keramahan, senyuman, dan informasi yang jelas.

Kesan pertama yang mereka rasakan adalah cerminan akhlak dan budaya yang hidup di lingkungan pondok.

3. Terus Mendoakan dan Membimbing

Jangan pernah lelah memohon kepada Allah SWT agar menghadirkan santri-santri yang saleh dan salehah, cerdas, berakhlak mulia, serta sesuai dengan visi dan harapan pengasuh pondok.

Niatkan setiap usaha, waktu, tenaga, dan pengorbanan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT.

Menjemput Keberkahan Bersama

Para pengabdi Pondok Pesantren Fatahillah yang kami hormati,

Jangan hanya melihat jumlah santri yang datang. Lihatlah keberkahan yang mungkin lahir dari mereka. Satu santri yang terdidik dengan baik dapat tumbuh menjadi kiai, guru, dai, pemimpin umat, atau pelayan masyarakat yang membawa manfaat bagi banyak orang.

Ketika itu terjadi, insya Allah kita semua turut mendapatkan bagian dari pahala dan keberkahannya.Mari jadikan Program Penjaringan Santri Baru Tahun Ajaran 2026–2027 sebagai ladang amal bersama.

Bekerja dengan ikhlas, bergerak dengan kompak, dan bertawakal sepenuhnya kepada Allah SWT.

Semoga setiap langkah, setiap kata, dan setiap tenaga yang kita curahkan untuk menghadirkan santri-santri terbaik di Pondok Pesantren Fatahillah dicatat sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga akhir hayat.

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Ya Tuhan kami, terimalah amal kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 127)

Semoga Allah SWT meridhai setiap ikhtiar kita. Aamiin.

]]>
https://ppfatahillah.sch.id/menyatukan-langkah-untuk-penjaringan-santri-baru-2026-2027/feed/ 2
Buka Bersama Yayasan Fatahillah: Menguatkan Silaturahmi dan Sinergi Lintas Lembaga https://ppfatahillah.sch.id/buka-bersama-yayasan-fatahillah-menguatkan-silaturahmi-dan-sinergi-lintas-lembaga/ https://ppfatahillah.sch.id/buka-bersama-yayasan-fatahillah-menguatkan-silaturahmi-dan-sinergi-lintas-lembaga/#respond Tue, 17 Mar 2026 21:17:35 +0000 https://ppfatahillah.sch.id/?p=7072

Buka bersama di Yayasan Fatahillah kembali menjadi agenda rutin tahunan yang penuh makna. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi momen berbagi hidangan berbuka, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi di antara seluruh pengurus, guru formal dan nonformal, serta seluruh elemen yang terlibat dalam pengembangan yayasan.

Rangkaian acara diawali dengan kegiatan tahlil dan istighotsah, sebagai bentuk doa bersama untuk keberkahan, kemajuan, serta kekuatan dalam menjalankan amanah pendidikan. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan terasa, menyatukan hati dalam harapan yang sama

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi serta evaluasi lintas lembaga, baik formal maupun nonformal. Lembaga formal yang turut berpartisipasi meliputi PAUD, TK, SDI Fatahillah, MTs Fatahillah, hingga MA Fatahillah. Sementara itu, dari jalur nonformal hadir Madin Fatahillah dan Pesantren Fatahillah, bersama seluruh komite. Forum ini menjadi ruang penting untuk berbagi gagasan, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan yayasan secara menyeluruh.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta mengikuti foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan keluarga besar Yayasan Fatahillah.

Tak kalah menarik, momen yang paling dinantikan khususnya oleh para ibu guru dan ustadzah adalah pembagian baju dari pengasuh, Ibu Nyai Wardah. Kegiatan ini menjadi wujud perhatian dan kasih sayang, sekaligus menambah kebahagiaan dalam kebersamaan yang telah terjalin.

Melalui kegiatan buka bersama ini, diharapkan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan sinergi antar lembaga di Yayasan Fatahillah semakin kuat, demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berakhlakul karimah.

]]>
https://ppfatahillah.sch.id/buka-bersama-yayasan-fatahillah-menguatkan-silaturahmi-dan-sinergi-lintas-lembaga/feed/ 0
Senyum Bahagia Keluarga Besar MTs Fatahillah https://ppfatahillah.sch.id/senyum-bahagia-keluarga-besar-mts-fatahillah/ https://ppfatahillah.sch.id/senyum-bahagia-keluarga-besar-mts-fatahillah/#comments Sun, 01 Feb 2026 00:01:13 +0000 https://ppfatahillah.sch.id/?p=7057

Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti kediaman Ustadzah Siti Aisyah yang beralamat di Desa Liprak, Kecamatan Banyunyar, Kabupaten Probolinggo. Keluarga Besar MTs Fatahillah Sumberkerang berkunjung dengan penuh kehangatan untuk menjenguk kelahiran buah hati tercinta pasangan M. Ja’far Salimuddin dan Siti Aisyah, yaitu seorang putra yang diberi nama Muhammad Naufal Amin.

Kehadiran rombongan dewan guru MTs Fatahillah menjadi wujud nyata rasa kekeluargaan dan kepedulian antar sesama. Senyum bahagia terpancar jelas dari wajah kedua orang tua Muhammad Naufal Amin, kebahagiaan yang turut dirasakan oleh seluruh rekan sejawat yang hadir. Suasana silaturahmi berlangsung akrab, penuh kehangatan, dan diliputi rasa syukur kepada Allah SWT.

Dalam pertemuan tersebut, selain berbagi kebahagiaan atas kelahiran sang buah hati, terselip pula pesan-pesan penuh makna. Para guru saling mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan hubungan antara suami, istri, dan anak, serta pentingnya mengatur jarak kehamilan demi kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Canda ringan pun turut menghangatkan suasana, termasuk doa tulus bagi rekan-rekan guru yang masih sendiri agar segera dipertemukan dengan jodoh terbaik, baik di dunia maupun di akhirat.

Pada kesempatan tersebut, Ustadz Muslimin, Kepala MTs Fatahillah Sumberkerang, menyampaikan harapannya agar kebersamaan dan silaturahmi seperti ini senantiasa terjaga.“Semoga keluarga besar MTs Fatahillah selalu diberkahi kekompakan, dan Muhammad Naufal Amin kelak tumbuh menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta menjadi kebanggaan bagi keluarga, agama, dan bangsa,” pungkasnya.

]]>
https://ppfatahillah.sch.id/senyum-bahagia-keluarga-besar-mts-fatahillah/feed/ 3
TA’ARUF PENGURUS DAN KOMITE, YAYASAN FATAHILLAH MATANGKAN PROGRAM YAYASAN DAN LEMBAGA PENDIDIKAN https://ppfatahillah.sch.id/taaruf-pengurus-dan-komite-yayasan-fatahillah-matangkan-program-yayasan-dan-lembaga-pendidikan/ https://ppfatahillah.sch.id/taaruf-pengurus-dan-komite-yayasan-fatahillah-matangkan-program-yayasan-dan-lembaga-pendidikan/#respond Sun, 25 Jan 2026 22:09:11 +0000 https://ppfatahillah.sch.id/?p=7048

Probolinggo – Yayasan Fatahillah Sumberkerang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan ta’aruf pengurus dan komite pendidikan pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk mematangkan program pesantren serta seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Fatahillah.

Acara tersebut dihadiri oleh para kepala sekolah dan madrasah, perwakilan alumni pesantren, serta unsur komite dari seluruh lembaga pendidikan Fatahillah, mulai dari PAUD, TK, SDI, MTs, MA, hingga MADIN.

Ketua Yayasan Fatahillah Sumberkerang, Kiyai Ghufron, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya koordinasi dan sinergi antara pengurus yayasan dan komite pendidikan. Ia menyampaikan bahwa perjuangan di bidang pendidikan merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam menegakkan dan memperjuangkan agama Allah SWT.“Jika kita bersungguh-sungguh berjuang di jalan Allah, maka pertolongan-Nya pasti akan datang.

Kontribusi seluruh pengurus dan komite adalah investasi akhirat, yang kelak akan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, masing-masing perwakilan komite diberikan ruang untuk menyampaikan masukan, gagasan, serta harapan yang bersifat konstruktif demi kemajuan Yayasan Fatahillah Sumberkerang ke depan.

Kegiatan ta’aruf ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan ramah tamah sebagai bentuk penguatan ukhuwah antar seluruh unsur yayasan dan lembaga pendidikan.

]]>
https://ppfatahillah.sch.id/taaruf-pengurus-dan-komite-yayasan-fatahillah-matangkan-program-yayasan-dan-lembaga-pendidikan/feed/ 0
SD, TK, dan PAUD Fatahillah Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW https://ppfatahillah.sch.id/sd-tk-dan-paud-fatahillah-peringati-isra-miraj-nabi-muhammad-saw/ https://ppfatahillah.sch.id/sd-tk-dan-paud-fatahillah-peringati-isra-miraj-nabi-muhammad-saw/#comments Mon, 19 Jan 2026 22:55:16 +0000 https://ppfatahillah.sch.id/?p=7039

Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, SD, TK, dan PAUD Fatahillah di bawah naungan Yayasan Fatahillah menyelenggarakan kegiatan keagamaan pada 27 Rajab 1447 Hijriah.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru SD, TK, dan PAUD Fatahillah, serta dihadiri oleh Ketua Yayasan Fatahillah, K. Dr. Grufron, M.Pd., yang sekaligus menjadi pengisi

Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sholawat Nabi sebagai wujud kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah SAW. Suasana semakin khidmat saat memasuki acara inti, yaitu Mau‘idhotul Hasanah dengan materi Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang disampaikan langsung oleh Ketua Yayasan.

Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan beberapa pesan penting, di antaranya:

  • Kewajiban setiap hamba muslim untuk melaksanakan sholat lima waktu, sebagai perintah langsung Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui peristiwa Isra’ Mi’raj.
  • Sholat sebagai tiang agama, yang menjadi pondasi utama dalam membentuk akhlak mulia dan kedisiplinan, baik bagi pendidik maupun peserta didik.
  • Pentingnya menanamkan nilai-nilai keimanan serta keteladanan Nabi Muhammad SAW sejak usia dini kepada anak-anak.

Melalui kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj ini, diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu:

  • Menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW
  • Meningkatkan kesadaran untuk menjalankan sholat lima waktu secara istiqamah
  • Menjadikan anak-anak lebih semangat belajar, berakhlak mulia, dan gemar berbuat kebaikan dalam kehidupan sehari-hari

Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi wasilah dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah di lingkungan SD, TK, dan PAUD Fatahillah.

]]>
https://ppfatahillah.sch.id/sd-tk-dan-paud-fatahillah-peringati-isra-miraj-nabi-muhammad-saw/feed/ 1
Anak Lebih Fokus ke Layar HP Saat Makan, Risiko Weight Faltering Perlu Diwaspadai https://ppfatahillah.sch.id/anak-lebih-fokus-ke-layar-hp-saat-makan-risiko-weight-faltering-perlu-diwaspadai/ https://ppfatahillah.sch.id/anak-lebih-fokus-ke-layar-hp-saat-makan-risiko-weight-faltering-perlu-diwaspadai/#respond Wed, 14 Jan 2026 03:39:23 +0000 https://ppfatahillah.sch.id/?p=7029

Kebiasaan makan sambil menatap layar ponsel sering dianggap sebagai solusi agar anak mau membuka mulut dan menghabiskan makanannya. Padahal, kebiasaan ini justru dapat berdampak kurang baik bagi tumbuh kembang anak.

Saat perhatian anak teralihkan ke layar, ia tidak fokus pada proses makan. Akibatnya, asupan gizi harian yang masuk ke tubuh anak sering kali tidak mencukupi secara konsisten. Dalam jangka waktu tertentu, kondisi ini dapat berujung pada weight faltering, yaitu keadaan ketika berat badan anak tidak mengalami kenaikan sesuai dengan usianya dan berisiko berlanjut pada stunting.

Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai

Cepat merasa kenyangMengonsumsi makanan dalam jumlah sangat sedikitSering melewatkan waktu makan karena lebih tertarik pada HP atau gawaiDurasi makan menjadi lebih lama karena tidak fokus1

Anak tampak seperti makan, tetapi:

• Cepat merasa kenyang

• Mengonsumsi makanan dalam jumlah sangat sedikit

• Sering melewatkan waktu makan karena lebih tertarik pada HP atau gawai

• Durasi makan menjadi lebih lama karena tidak fokus

Hal yang sering luput disadari oleh orang tua adalah anak tetap terlihat aktif dan tenang. Namun, ketika berat badan ditimbang secara rutin, angkanya tidak mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Makan Bukan Sekadar Aktivitas

Makan bukan hanya rutinitas, tetapi merupakan kebutuhan utama tubuh anak untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun mentalnya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mulai membiasakan anak makan tanpa layar, menghadirkan suasana makan yang fokus dan menyenangkan, serta memantau berat badan anak secara berkala.

Satu kebiasaan kecil yang dibentuk hari ini dapat menentukan kesehatan dan kualitas tumbuh kembang anak di masa depan.

Orang tua merupakan pihak yang paling dekat dengan anak dalam kehidupan sehari-hari. Pola asuh, kebiasaan orang tua, serta cara anak menggunakan alat komunikasi seperti HP atau tablet akan sangat menentukan apakah gawai dapat digunakan secara bijak dalam kehidupan keluarga.

(Lailatul Fiqriyah, Guru MTs Fatahillah)

]]>
https://ppfatahillah.sch.id/anak-lebih-fokus-ke-layar-hp-saat-makan-risiko-weight-faltering-perlu-diwaspadai/feed/ 0
Yayasan Fatahillah Gelar Rapat Koordinasi, Perkuat Sinergi Antar Lembaga https://ppfatahillah.sch.id/yayasan-fatahillah-gelar-rapat-koordinasi-perkuat-sinergi-antar-lembaga/ https://ppfatahillah.sch.id/yayasan-fatahillah-gelar-rapat-koordinasi-perkuat-sinergi-antar-lembaga/#comments Tue, 30 Dec 2025 00:26:14 +0000 https://ppfatahillah.sch.id/?p=7015

Sumberkerang, — Yayasan Fatahillah menggelar Rapat Koordinasi bersama Kepala Madrasah/Sekolah, Komite, Bendahara, serta Tim Media Yayasan Fatahillah, pada Ahad, 29 Desember 2025, di Sumberkerang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Rapat koordinasi tersebut dipandu oleh Sekretaris Yayasan Fatahillah, Muslimin Syaba, dan menjadi forum strategis untuk menyatukan visi serta memperkuat tata kelola kelembagaan di bawah naungan Yayasan Fatahillah.

Dalam rapat itu disepakati bahwa rapat komite di masing-masing lembaga akan dilaksanakan secara rutin dua kali dalam satu tahun. Sementara rapat yayasan yang melibatkan seluruh pimpinan lembaga dijadwalkan satu kali dalam setahun sebagai forum evaluasi dan penentuan arah kebijakan yayasan secara menyeluruh.

Selain itu, rapat juga menekankan pentingnya peran aktif guru dan komite dalam mengarahkan calon santri baru agar melanjutkan pendidikan dengan mondok di Pondok Pesantren Fatahillah Sumberkerang, sebagai upaya menjaga kesinambungan kaderisasi dan pendidikan pesantren.

Ketua Yayasan Fatahillah

Ketua Yayasan Fatahillah, Kiai Gufron, M.Pd, dalam arahannya menegaskan bahwa berkhidmah di bawah naungan Yayasan Fatahillah merupakan bagian dari melanjutkan perjuangan para pendiri pesantren.

“Berjuang di Yayasan Fatahillah bukan sekadar bekerja, tetapi melanjutkan perjuangan dan tirakat para pendiri, KH. Zaini Mun’im “beliau pernah menyampaikan bahwa di sumberkerang akan berdiri pesantren, yg terbukti saat ini berdiri pesantren Fatahillah” dan KH. Ahmad Nizar Jakfar, yang telah dirintis sejak tahun 1980,” ujar Kiai Gufron, M.Pd.

Ia juga menekankan pentingnya loyalitas dan keikhlasan seluruh guru dan pengurus sebagai pondasi keberlangsungan lembaga.

“Loyalitas dan keikhlasan guru serta pengurus akan berdampak pada kepedulian yayasan. Jika rasa memiliki kuat, maka insyaallah keberkahan akan menyertai perjuangan kita bersama,” imbuhnya.

Lebih lanjut, rapat turut membahas pentingnya pengenalan lingkungan Pondok Pesantren Fatahillah kepada calon santri baru maupun lembaga MI/SD di sekitar pesantren, guna menumbuhkan rasa cinta dan kedekatan sejak dini.

“Tak kenal maka tak cinta. Karena itu, pengenalan pesantren kepada anak-anak dan masyarakat sekitar menjadi langkah penting agar tumbuh kecintaan dan keinginan untuk mondok,” pungkasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Yayasan Fatahillah berharap sinergi antar lembaga semakin kuat, amanah perjuangan para pendiri tetap terjaga, serta pendidikan pesantren terus berkembang dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak.

]]>
https://ppfatahillah.sch.id/yayasan-fatahillah-gelar-rapat-koordinasi-perkuat-sinergi-antar-lembaga/feed/ 7
Selamat & Sukses Konfercab XIV Nahdlatul Ulama Kota Kraksaan – Yayasan Fatahillah https://ppfatahillah.sch.id/selamat-sukses-konfercab-xiv-nahdlatul-ulama-kota-kraksaan-yayasan-fatahillah/ https://ppfatahillah.sch.id/selamat-sukses-konfercab-xiv-nahdlatul-ulama-kota-kraksaan-yayasan-fatahillah/#respond Sat, 13 Sep 2025 15:00:18 +0000 https://ppfatahillah.sch.id/?p=6969

Yayasan Fatahillah mengucapkan Selamat dan Sukses atas terselenggaranya Konferensi Cabang (Konfercab) XIV Nahdlatul Ulama Kota Kraksaan pada tanggal 21 Rabiul Awal 1447 H / 14 September 2025 M bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Jatiurip – Krejengan, Probolinggo.

Dengan penuh rasa syukur, kami menyambut momentum penting ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga kesinambungan perjuangan ulama dan jam’iyah Nahdlatul Ulama. Konfercab bukan sekadar forum pergantian kepengurusan, tetapi juga ajang musyawarah yang insyaAllah akan melahirkan keputusan-keputusan strategis demi kemajuan umat, bangsa, dan agama.

Sebagaimana dawuh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari:

Barangsiapa yang memelihara Nahdlatul Ulama, maka sejatinya ia telah memelihara Islam.”

Demikian pula pesan KH. Wahab Hasbullah yang menegaskan pentingnya peran NU dalam menjaga keutuhan bangsa:

“NU berdiri bukan hanya untuk umat Islam, tetapi juga untuk bangsa dan tanah air.”

Sementara itu, KH. Abdul Wahab Chasbullah pernah mengingatkan bahwa NU lahir dari rahim kepedulian ulama untuk menjaga umat:

“Nahdlatul Ulama tidak boleh jauh dari rakyat. Jika rakyat menderita, NU harus hadir. Jika rakyat gembira, NU harus membersamai.”

Melalui Konfercab XIV PCNU Kraksaan ini, kami berharap terpilihnya kepemimpinan baru yang amanah, penuh dedikasi, dan istiqamah dalam meneruskan perjuangan para muassis (pendiri) Nahdlatul Ulama, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kemudahan, dan kelancaran dalam setiap langkah perjuangan NU, serta menjadikan hasil Konfercab ini sebagai wasilah terwujudnya kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan negara.

Gufron, M.Pd.

Ketua Yayasan Fatahillah

Muslimin Syaba, M.Pd.

Sekretaris Yayasan Fatahillah

]]>
https://ppfatahillah.sch.id/selamat-sukses-konfercab-xiv-nahdlatul-ulama-kota-kraksaan-yayasan-fatahillah/feed/ 0
KETIKA ADA YANG HANYA MENUMPANG DI LEMBAGA https://ppfatahillah.sch.id/ketika-ada-yang-hanya-menumpang-di-lembaga-2/ https://ppfatahillah.sch.id/ketika-ada-yang-hanya-menumpang-di-lembaga-2/#respond Thu, 07 Aug 2025 07:24:23 +0000 https://ppfatahillah.sch.id/?p=6961
Muslimin, M.Pd.I
(Kamad MTs Fatahillah Sumberkerang)

Kadang kita melihat dan merasa ganjil, ada guru yang semangat luar biasa, berlari lebih dahulu, menarik gas lebih kuat, bahkan rela berkorban tanpa banyak bicara.

Tapi ada juga yang datang kelembaga hanya untuk menggugurkan absen, mengajar tanpa gairah,tanpa persiapan, datang terlambat, pulang lebih cepat dari jadwal mengajar.

Dan tak benar-benar hadir sepenuh hati.Lalu kita bertanya dalam hati, kenapa bisa begitu. Kenapa ada yang setengah hati ditengah-tengah barisan orang-orang yang hadir sepenuh jiwa ?

Jangan heran jika ada orang yang hanya menumpang dilembaga, karena lembaga ini tempat berkumpulnya jiwa-jiwa yang dalam proses, tidak semua sudah sampai pada pemahaman bahwa pekerjaan ini adalah ibadah, bawah mengajar adalah ladang akhirat dan bahwa setiap detik dilembaga ini menjadi bekal masa depan.

Penyakit itu kadang berupa dinginnya hati, keringnya niat atau tumpulnya rasa tanggung jawab, tapi bukan untuk dibenci, melainkan untuk disadarkan, dido’akan dan bila perlu dituntun dengan kasih.

Barangkali mereka belum tersentuh oleh cinta, belum tergerak oleh teladan atau bahkan menunggu sentuhan rohani oleh kita yang lebih dalu paham.Mari jangan lelah walau jadi angin yang tak terlihat, tetap mendorong layar agar kapal terus malaju.

Karena lembaga ini sedang berlayar, dan dalam satu kapal ada yang giat mendayung, ada yang hanya duduk diam, bahkan ada pula yang tanpa sadar melubangi dinding kapal.

Tugas kita bukan mengusir,tapi mengingatkan bahwa jika kapal ini tenggelam semua akan ikut karam.

Jadi jangan heran bila ada penyakit dilembaga, yang penting kita tidak ikut terjangkit Tetaplah jaga niat, kobarkan semangat, dan jadilah bagian dari kesembuhan bukan penyebar luka #Fotnotkamadagustus2025#ayo kita bercermin

]]>
https://ppfatahillah.sch.id/ketika-ada-yang-hanya-menumpang-di-lembaga-2/feed/ 0